Henti jantung
Henti jantung dapat terjadi pada siapa saja, dimana saja, dan kapan saja. Saat Anda menemui seseorang yang tidak sadar tiba-tiba, bisa jadi Ia mengalami henti jantung.

Henti jantung dapat terjadi pada siapa saja, dimana saja, dan kapan saja. Saat Anda menemui seseorang yang tidak sadar tiba-tiba, bisa jadi Ia mengalami henti jantung.
350.000
Henti Jantung Mendadak
yang terjadi di sekitar kita dalam satu tahun
90%
Fatal
dan berakhir dengan kematian
37%
Disaksikan Orang Sekitar
sehingga BHD perlu diketahui oleh semua orang
Langkah Bantuan Hidup Dasar (BHD) Untuk Henti Jantung
1. Periksa Keamanan
Pastikan tempat kejadian aman untuk Anda, korban, dan orang-orang sekitar. Perhatikan bahaya seperti lalu lintas, api, atau bahaya listrik
2. Periksa Respons
Ketuk bahu orang tersebut dengan keras dan panggil. Lihat, dengar, dan rasakan nafas selama 10 detik. Jika tidak ada respons, orang tersebut tidak sadar
3. Minta Bantuan & Telfon Emergensi (112/119)
Minta bantuan sekitar untuk menghubungi nomor emergensi di area kejadian dan mencari Alat Defibrilator Otomatis (AED / Automated External Defibrillator)
4. Mulai Resusitasi Jantung Paru (RJP)
RJP terdiri dari 3 tindakan utama :
1 • Kompresi Dada
2 • Nafas Buatan
3 • Penggunaaan AED
5. Lakukan Kompresi Dada / Pijat Jantung
Langkah terpenting dalam RJP. Dilakukan dengan memberikan kompresi dada korban/pijat jantung
6. Berikan Nafas Buatan*
Memberikan nafas buatan setelah 30 kompresi jantung
*Bila memungkinkan
7. Ulangi Siklus RJP
Lanjutkan siklus 30 kompresi dada diikuti 2 napas buatan. Jangan berhenti sampai bantuan tiba atau orang pulih. Cek respon secara berkala setiap 2 menit.
8. Gunakan AED Jika Tersedia
Saat AED tiba, nyalakan dan ikuti petunjuk suara. Pasang bantalan pada dada yang telanjang/baju terbuka. Jangan sentuh orang saat kejutan listrik.
9. Posisi Pemulihan
Jika setelah RJP korban kembali bernapas spontan dan terdapat denyut nadi, letakkan dalam posisi pemulihan dengan memiringkan di salah satu sisi untuk menjaga jalan napas tetap terbuka.
Apakah Lokasi Aman?
Pastikan tempat kejadian aman untuk Anda, korban, dan orang-orang sekitar. Perhatikan bahaya seperti lalu lintas, api, atau bahaya listrik.
Tidak Aman
Amankan Diri Sendiri
Amankan Lingkungan (lalu lintas, api, atau bahaya listrik)
Amankan Korban
Periksa Respons Selama 10 Detik
Apakah Nadi Teraba/Ada Respon/Nafas Spontan?
Ada Respon
Pasien Sadar
Nadi Teraba
Terdapat pernafasan yang stabil
Bantuan Yang Perlu Anda Minta :
1. Pengamanan Lokasi
Pastikan semua aman sebagaimana disebutkan di langkah 1
2. Menghubungi Nomor Darurat
Jika tidak dapat menghubungi nomor darurat sendiri, minta bantuan orang sekitar untuk menghubungi nomor darurat dan/atau layanan medis terdekat
3. Mencari AED
AED biasanya disediakan oleh pengelola tempat seperti Mall, Bandara, atau Stasiun. Tanyakan pada personel security atau pengelola setempat.
Mulai Resusitasi Jantung Paru (RJP)
Cukup 3 hal yang perlu Anda lakukan, untuk menyelamatkan nyawa
Kompresi Dada
Nafas Buatan
Pakai AED
Ketika tidak dapat melakukan nafas buatkan atau tidak tersedianya AED
Tetap berikan kompresi dada
Lakukan Kompresi Dada / Pijat Jantung
Langkah terpenting dalam RJP. Dilakukan dengan memberikan kompresi dada korban/pijat jantung

Posisikan Tangan
Letakkan tumit satu tangan pada setengah bagian bawah tulang dada. Letakkan tangan kanan diatas tangan kiri dengan posisi jari saling mengunci.

Lakukan Kompresi Dada
1 • Tekan keras dan cepat
2 • Tekan sedalam 5-6 cm
3 • Berikan 100-120 kompresi dada dalam 1 menit
Memberikan Nafas Buatan*
Pemberian nafas buatan dilakukan setelah 30 kompresi jantung.
Tengadahkan Kepala & Angkat Dahu

Jepit Hidung Hingga Tertutup

Berikan 2x Nafas Buatan & Lihat Dada Naik

*Bila memungkinkan
Dapat juga menggunakan mouthpiece/pelindung perantara mulut atau dilakukan oleh kerabat
Gunakan AED Bila Tersedia
Alat AED merupakan alat kejut listrik yang berfungsi mengembalikan ritme normal jantung. Alat ini akan memberitahu penolong apabila kejut listrik diperlukan.
Beberapa bentuk AED yang mungkin Anda temukan di sekitar

Nyalakan AED dengan menekan tombol on/off pada alat

Tempelkan Stiker Konduktor (pads) pada dada kanan & kiri sesuai instruksi

Apabila mesin menginstruksikan diperlukan shock/kejut listrik, tekan tombol shock ⚡

Ketika akan menekan tombol shock penolong tidak boleh menyentuh pasien
BACA PETUNJUK pada alat AED yang ada, cara pemakaian mungkin berbeda tergantung merk